Diposkan pada Uncategorized

My Up Normal Love Story [EPILOGUE]

■ Title: My Up Normal Love Story | Author: Baconnister22 | Cast: Elvin Yusetta (OC), Lunatic Lena (OC) | Genre: Life, Love Story, Romantic, Little Bit Comedy | Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

Game ? Mungkin inilah yang biasa kalian lakukan ketikan bosan. Yap bermain game. Tapi apakah kalian pernah menyangka bahwa kalian akan mendapatkan pasangan dari sebuah permainan ponsel ?

Elvin dan Lena tak sengaja bertemu dalam salah satu permainan ponsel. Berawal dari sebuah permainan ponsel mereka mengenal, bertemu dan menjalani hari-hari mereka dengan bersama-sama.

Mungkin tidak terpikirkan oleh kalian bagaimana bisa sebuah game menemukan seseorang yang awalnya asing untuk diri kita sendiri tapi inilah yang Lena alami.

Kisah cinta yang mungkin tidak akan terpikirkan oleh Lena maupun Elvin. Cerita cinta yang absurd, aneh, lucu jika diingat-ingat lagi oleh pasangan sejoli ini.

Bagaimanakah kisah cinta mereka ? Apakah dati sebuah game mereka akan mendapat kebahagian atau tidak ? Atau kisah cinta mereka seperti game yang terkadang memiliki ending tidak baik ?

Apakah yang akan terjadi selanjutnya ?

.

.

.

.

.

                      TO BE CONTINUE

Diposkan pada Uncategorized

Because All Of You (Chapture 6)

■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

Usai kelulusan sekolah beberapa waktu lalu, kini Chanyeol, Yeonri, Taehyung dan Hyunsoo mulai disibukkan dengan kegiatan baru mereka. Keempatnya sekarang disibukkan dengan aktivitas di kampus masing-masing.
Chanyeol dan Yeonri memutuskan untuk berada di kampus yang sama, sementara dengan Taehyung dan Hyunsoo mereka tidak berada di satu kampus karena Taehyung terpaksa harus masuk ke universitas unggulan pilihan orangtuanya. Namun meskipun mereka berempat sudah mulai sibuk masing-masing, mereka tidak pernah sekalipun tidak saling mengabari satu sama lain. Terlebih lagi Yeonri dan Hyunsoo yang berada di universitas berbeda, keduanya justru lebih sering berkirim kabar disaat luang maupun dalam keadaan sibuk sekalipun.

Seperti sekarang, keempatnya memutuskan untuk bertemu di salah satu kafe yang biasa mereka kunjungi untuk saling melepas rindu. Adalah Chanyeol dan Yeonri yang sudah lebih dulu berada di kafe, menunggu kedatangan Taehyung dan Hyunsoo. Sesekali mereka berdua terlihat tengah bersenda gurau dan bahkan Chanyeol sempat sesekali menjahili Yeonri hingga tak jarang Yeonri pun merasa gemas dengan pria jangkung tersebut.

.

.

Annyeong” Dari jauh terdengar suara dari belakang yang tidak asing baginya. Benar saja itu suara Taehyung yang terdengar sangat khas.

“Akhirnya kalian datang juga kalian tidak tahu aku di sini menunggu sudah seperti menunggu keajaiban.” Ucap Yeonri panjang lebar tanpa memperhatikan titik dan koma.

“Sudahlah Yeonri tidak usah seperti itu yang penting mereka telah datang sekarang.” Ucap Chanyeol sembari menaruh tangannya di pundak Yeonri agar Yeonri tidak lagi emosi. Pipi Yeonri langsung memerah karena hal ini.

Kajja! Mari pesan makanan aku sudah terasa sangat lapar.” Ucap Hyunsoo sembari menarik menu yang terletak di atas meja mereka.

Akhirnya pesanan mereka pun datang tanpa menunggu lama mereka langsung menyerbu makanan yang sudah tersaji di depan pandangan mereka.

“Guys habis ini kita pergi ke mall yuk. Kita have fun disana. Bagaimana ?” Ucap Yeonri kepada teman-temannya yang sedang menyantap makanan.

“Wah ide bagus tuh. Kebetulan aku ingin belanja tas, sepatu, baju, dll.” Hyunsoo pun celetuk saat mulutnya terisi penuh dengan makanan.

“Ya! Hyunsoo kunyah lalu telanlah makanan yang ada di mulutmu itu. Jangan seperti itu, kau seperti anak kecil saja.” Ledek Taehyung lalu semuanya pun tertawa terbahak-bahak. 

Mereka pun segera menyelesaikan makan, setelah membayar makanan itu lalu mereka segera menuju salah satu mall yang ada di pusat kota.

Tak sengaja Yeonri menabrak bahu seorang wanita sederhana yang berpenampilan lusuh.

Mianhae eonni” Ucap Yeonri meminta maaf sembari menundukkan badannya.

Gwenchana. Perkenalkan namaku Yeonra Balas gadis itu sembari memberi senyum manis yang terukir di bibirnya.

“Aku Yeonri. Senang bertemu denganmu, kalau begitu aku duluan ya.” Balas Yeonri dengan senyuman. Lalu setelah itu mereka melanjutkan tujuan mereka. 

“Heran, mengapa nama wanita tersebut mirip dengan namaku? Ahh mungkin hanya kebetulan saja.” Gumamnya dalam hati. Tiba-tiba Chanyeol menepuk pelan pundak Yeonri.

“Yeonri-ya! Siapa wanita yang menabrakmu tadi? Apakah kau mengenalnya?” Tanya Chanyeol dengan perasaan penuh tanda tanya yang ada di dalam pikirannya.

Aniyo, aku juga tidak mengenalnya. Jawab Yeonri sembari menggelengkan kepalanya. Chanyeol pun mengusap kepala Yeonri untuk menenangkannya.

.

.

.
​Kang Yeon Ra seorang gadis sederhana yang datang dari daerah Busan, Korea Selatan. Ia sedang bingung mencari keberadaan adik perempuannya yang diangkat oleh sebuah keluarga bermarga Park yang tinggal di Seoul.
Apa yang akan terjadi selanjutnya ? 

.

.

.

.

.

.

.

                     TO BE CONTINUE

Diposkan pada Uncategorized

Because All Of You [Chapture 5]

PhotoGrid_1456108772727

■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

Hari ini adalah hari terkahir penentu mereka lulus atau tidak di sekolah tersebut. Semua murid tanpa antusias tetapi tidak sedikit murid yang terlihat gugup untuk menghadapi ujian.

“Hufftt hari ini adalah hari untuk kita guyss semangaaattt.” Ucap salah satu siswi yang memberikan semangat kepada teman-temannya.

Tidak lama sang guru pengawas pun datang. Kali ini sang guru pengawas yang menjaga kelas musik terlihat sangat killer.

“Tidak ada yang mencontek, semua buku dan handphone harap taruh di dalam tas dan tas kalian silahkan taruh di depan kelas.” Ucap sang guru dengan nada tegas.

Semua murid pun segera memasukkan buku dan handponenya di dalam tas dan kemudian bergegas untuk menaruh tas mereka di depan kelas. Ujian pun segera dimulai mereka tanpak gugup menghadapi ujian. Sesekali ada beberapa murid yang meminta contekkan kepada teman dibelakangnya.

“Pandangan tetap lurus ke depan jangan ada yang menoleh ke kanan atau ke kiri.” Ucap guru yang sangat mengawasi ruangan kelas itu. Kelas pun menjadi tegang saat ujian.

Bel tanda ujian pun telah berbunyi. Sang pengawas pun mengumumkan bahwa waktu ujian pun telah selesai.

“Silahkan kumpulkan kertas ujian kalian. Tidak ada lagi yang mengerjakan.” Ucap pengawas yang duduk di meja pengawas.

Murid-murid pun satu persatu beranjak dari tempat duduknya untuk mengumpulkan kertas ujian mereka dengan harapan mereka akan lulus bersama-sama.

“Ini ujian terakhir, saya harap kalian dapat lulus semua.” Ucap pengawas sambil merapihkan kertas ujian sebelum beranjak dari tempat duduknya untuk meninggalkan ruangan itu.

Hari yang ditunggu-tunggu pun telah datang. Hari ini adalah hari pengumuman dimana mereka akan menerima hasil ujian mereka.

“Aku sudah tidak sabar untuk melihat hasil ujianku, Kim Yeonri.” Ucap Hyunsoo yang sangat antusias menunggu hasil ujiannya.

Hasil ujian pun telah keluar di papan pengumuman semua murid Kirin Art School telah berkumpul di depan papan pengumuman. Yeonri, Hyunsoo, Chanyeol dan Taehyumg pun telah nampak disana tetapi mereka kemudian bingung bahwa tidak ada nama mereka di papan pengumuman itu.

“Ya! Mengapa tidak ada namaku disini?” Ucap Yeonri dengan nada kesal.

“Namaku juga tidak ada. Bahkan Chanyeol dan Taehyung pun juga tidak ada.” Saut Hyunsoo.

“Kajja kita ke ruang kepala sekolah.” Saran Chanyeol kepada mereka.

“Kajja.” Saut Taehyung yang mengiyakan ajakan Chanyeol.

Mereka berempat pun berjalan menyusuri koridor menuju ruang kepala sekolah.

“Permisi, Bolehkah kami masuk?” Ucap Chanyeol dari depan pintu ruang kepala sekolah.

“Silahkan masuk. Ada apa?” Tanya kepala sekolah kepada mereka.

“Kami ingin bertanya, kenapa tidak ada nama kami di papan pengumuman hasil ujian? Apakah kami tidak lulus ujian?” Ucap Hyunsoo yang menjelaskan kedatangan mereka ke ruang kepala sekolah.

“Ohh masalah itu. Kalian akan tau nanti disaat acara kelulusan.” Jawab kepala sekolah.

“Baiklah, kalau begitu terima kasih. Selamat siang.” Chanyeol pun menutup pembicaraan dan segera keluar dari ruang kepala sekolah itu.

Acara kelulusan pun tiba. Semua murid Kirin Art School gugup di acara kelulusan ini terutama Chanyeol, Taehyung, Hyunsoo dan Yeonri. Semua murid pun telah berkumpul di lapangan. Kepala sekolah pun memberikan selamat kepada semua murid yang telah berhasil melewati ujian akhir.

“Selamat kepada kalian semua. Hari ini saya akan memngumumkan bahwa tahun ini kita mempunyai 4 lulusan terbaik dengan nilai yang sempurna. Nama yang saya panggil silahkan maju.” Ucap sang kepala sekolah.

Semua murid pun nampak penasaran dengan 4 murid yang dimaksud oleh kepala sekolah. Kemudian kepala sekolah menyebutkan nama tersebut.

“Empat lulusan terbaik adalah… Park Chan Yeol, Kim Yeon Ri, Kim Tae Hyung, dan Lee Hyun Soo.” Kepala sekolah telah menyebutkan nama tersebut dan memberikan selamat kepada mereka. Akhirnya semua acara kelulusan pun selesai. Mereka nampak senang dan bangga dengan hasil mereka.

.

.

.

.

.

To Be Continue…

 

Diposkan pada Romance, School Life

Because All Of You [Chapture 4]

1456060417968

■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

“Dia sungguh cantik tapi aku tidak ingin mengkhianati pacarku yang sudah tiada. Aku ingin mengenang kematiannya.” Ucap Chanyeol dalam hati.

Moon Geun Young adalah kekasih yang tidak pernah tergantikan dihati sang pria tinggi dan memiliki ciri khas di bagian telinganya itu. Geun Young meninggal karena terjatuh dari kamar apartementnya yang berada di lantai 20. Kematian Geun Young membuat hati Chabyeol menjadi sedih, dia belum bisa melupakan kekasihnya yang telah mengisi hatinya selama 5 tahun.

“Chanyeol-ssi cepat turun. Eomma sudah menyiapkan makanan kesukaanmu.” Seru eomma chanyeol dari lanti bawah rumahnya.

“Nde, eomma sebentar lagi aku turun. Aku ingin mandi dulu.” Saut Chanyeol dari dalam kamarnya yang berada di lantai 2.

Chanyeol segera beranjak dari tempat tidurnya yang berukuran King Size dan mengambil handuknya lalu ia berjalan dengan malas menuju kamar mandi. Chanyeol menghidupkan shower lalu masuk kedalam bathup yang ada di dalam kamar mandinya yang luas seperti hotel bintang 5. Memang tidak banyak yang tau bahwa dia anak orang kaya bahkan Appa Chanyeol merupakan satu-satunya donatur yang paling banyak menyumbang di sekolahnya.

“Hari yang sangat melelahkan.” Gumam Chanyeol sambil bersantai di dalam bathup kamar mandinya.

Kemudian Chanyeol mengeringkan badannya sambil berjalan ke luar kamar mandi dan menuju lemari pakaiannya yang sangat besar yang dapat menampung beratus-ratus baju disana.

Chanyeol pun berjalan menuruni anak tangga untuk menghampiri eommanya di meja makan.

“Hai sayang bagaimana sekolahmu hari ini?” Tanya eommanya sambil menyiapkan piring di meja makan.

“Hari yang sangat membosankan eomma.” Jawab Chanyeol dengan nada malas sambil menarik bangku di meja makan.

“Kenapa sayang? Coba ceritakan dengan eomma.” Ucap eomma kepada anak kesayangannya.

“Ani eomma. Mari kita makan nanti makanannya keburu dingin.” Ucap Chanyeol untuk mengalihkan pembicaraan.

“Kau pimpin doa ya sayang.” Ujar Eommanya sebelum makan. Kemudian Chanyeol memimpin doa setelah selesai lalu mereka makan.

“Chanyeol-ssi, apa kau masih belum bisa move on dari Geun Young?” Tanya eomma.

“Entah eomma, belum ada wanita yang berhasil menggantikan Geun Young di hatiku.” Jawab Chanyeol sambil menaiki anak tangga menuju kamarnya.

.

.

.

.

.

To Be Continue…

Diposkan pada Romance, School Life

Because All Of You [Chapture 3]

 

PhotoGrid_1455758182216

■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

“Akhirnya perintah dari Seok Jin hyung telah dilaksanakan. Hyung yang sangat merepotkan.” Gumam Taehyung sambil berjalan di koridor sekolah.

Kim Seok Jin seorang pemuda yang culun tapi ia terkenal sangat jenius. Ia tidak mementingkan penampilan tetapi ia lebih mementingkan pelajaran di sekolahnya. Ia menyukai Hyunsoo tetapi ia malu karena penampilannya.

“Ya! Anak culun, kau ini tidak pantas sekolah disini. Penampilanmu sangat tidak menarik .” Ucap salah satu sekelompok anak di sekolah itu sambil menarik rambut Seokjin sampai kacamata bulatnya terjatuh.

“Apa salahku? Aku disini tidak mengganggu kalian tetapi aku disini hanya belajar.” Ucap Seokjin sambil marah.

“Ya! Culun kau berani marah kepadaku? Rasakan ini.” Ucap ketua sekelompok siswa itu sambil menggepalkan tanggannya yang mengarah ke arah Seokjin.

“Ya! Kalian mau apakan Hyungku? Kalian berani kepadaku? Ayo kita bertarung, aku tidak takut kepada kalian.” Ucap Taehyung dari jauh sambil berlari kecil mengarah keramaian itu.

“Kajja, kita pergi dari sini.” Ucap salah seorang ketua kelompok siswa itu. Lalu mereka pergi dari tempat itu.

“Hyung, kau tidak apa-apa? Kau sama sekali tidak terluka kan?” Ucap Taehyung ke Seokjin dengan sangat khawatir.

“Tidak. Aku tidak apa-apa.” Ucap Seokjin untuk menenangkan Taehyung yang sangat khawatir kepadanya.

“Hyung, aku telah menyatai perasaanku kepadanya dengan alasan aku ingin mengetahui semuanya tentang Hyungsoo hanya untukmu. Kau sangat menyukai Hyunsoo maka itu aku mendekatinya.” Ujar Taehyung.

“Benarkah? Kau tidak bercanda? Gomawo telah membantuku.” Ucap Seokjin kepada Taehyung.

“Sama-sama hyung. Ini semua untukmu. Aku sudah lama tidak melihatmu bahagia seperti ini, kau sudah kuanggap sebagai saudara kandungku sendiri.” Taehyung memeluk Seokjin karena ia telah menganggap Seokjin sebagai saudaranya sendiri.

“Taehyung?” Seokjin memanggil Taehyung.

“Nde, hyung. Wae-yo?” Jawab Taehyung.

“Menurutmu apakah Hyunsoo akan menyukaiku dengan penampilanku yang seperti ini?” Ucap Seokjin dengan nada sedih dan putus asa bahwa cintanya akan ditolak oleh Hyunsoo.

“Bagaimana kita merubah penampilanmu? Aku yakin kau akan menjadi namja yang tampan dan pintar.” Taehyung pun memberikan saran kepada Seokjin untuk merubah penampilannya demi merebug hatinya Hyunsoo.

“Kau ingin membantuku?” Ucap Seokjin.

“Kajja, kita beli beberapa perlengkapan untukmu hyung.” Taehyung pun mengajak Seokjin ke sebuah pusat perbelanjaan di kota Seoul.

.

.

.

.

.

To be continue…

Diposkan pada Romance, School Life

Because All Of You [Chapture 2]

PhotoGrid_1455687368725

■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

Bel tanda istirahat pun telah berbunyi semua murid telah bersiap untuk pergi menuju kantin atau pun memakan bekal makanan yang mereka siapkan dari rumah.

“Hyunsoo-ya ayo kita ke kantin. Penghuni di perutku sudah memberontak ingin segera menyantap makanan.” Ajak Yeonri untuk pergi kekantin sembari ia memegang perutnya karena sudah lapar.

“Sebentar aku rapikan bukuku dulu.” Jawab Hyunsoo sembari membereskan bukunya yang berantakkan di atas meja. Mereka pun segera menuju kantin yang sudah penuh oleh murid di sekolah itu kemudian mereka membagi tugas untuk Hyunsoo membeli makanan sedangkan Yeonri mencari meja yang kosong.

“Yeonri-shi kau ingin makan apa? Biar aku pesankan dan kau mencari meja yang kosong.” Hyunsoo menawarkan dirinya untuk membeli makanan.

“Aku ingin Jajangmyeon saja. Kau pesan makanan nanti jika sudah siap kau bisa mencariku.” Jawab Yeonri. Kemudian mereka berpisah, Yeonri bergegas mencari tempat duduk yang kosong lalu matanya tertuju ke satu meja yang kosong lalu ia menduduki meja itu bahwa meja tersebut sudah ada orangnya. Sembari menunggu makanannya datang ia mengeluarkan ponsel dari saku jaket sekolahnya dan memainkan ponselnya. Disaat dia memainkan ponselnya dia mendengar suara yang sepertinya ia kenal.

“Permisi, nona apakah disini ada orang ? Jika tidak ada bolehkah aku duduk disini ? Hanya dua orang saja karena hanya disini meja yang terlihat kosong.” Kemudia pemuda itu meminta izin untuk duduk di meja itu. Yeonri pun menoleh ke arah suara itu dan yang berbicara itu adalah Chanyeol serta temannya Taehyung.

“Silahkan Oppa, disini hanya ada dua orang saja kok.” Yeonri memberikan jawaban kepada Chanyeol dan pipinya terlihat merah merona.

“Makanan datang!” Seru Hyunsoo dari kejauhan. Hyunsoo memberhentikan langkahnya karena ia kaget ada 2 orang pria yang duduk di bangku itu. Lalu Hyunsoo menghampiri Yeonri dan ia kaget bahwa ternyata dua pria itu adalah Chanyeol dan temannya tadi.

“Hi, kita belum sempat berkenalan tadi. Namaku Park Chan Yeol dan kau bisa memanggilku dengan sebutan Chanyeol serta ini temanku Kim Tae Hyung kau bisa memanggilnya Taehyung. Dia adalah wakil tim basket di sekolah ini.” Chanyeol pun memperkenalkan sahabatnya kepada dua sahabat itu.

“Hai aku Taehyung. Siapa namamu wanita cantik?” Mata Taehyung tertuju kepada Hyunsoo sembari mengulurkan tangannya ke Hyunsoo.

“Namaku Lee Hyun Soo kau bisa memanggilku Hyunsoo.” Jawab Hyunsoo sembari menundukkan kepala karena malu.

“Kau sungguh cantik, Hyunsoo. Dimana rumahmu? Nanti akan kuantarkan pulang.” Tawar Taehyung ke Hyunsoo dan Hyunsoo merasa senang ditawarkan pulang bersama pujaan hatinya.

“Terimakasih Oppa.” Hyunsoo pun kembali tersipu malu. Dan mereka tertawa karena Hyunsoo yang menjadi salah tingkah.

Bel tanda masuk telah berbunyi. Semua murid pun segera memasuki kelas masing-masing lalu disaat Yeonri dan Hyunsoo jalan menuju kelas tiba-tiba ada yang menarik tangan Hyunsoo.

“Hyunsoo-ya bolehkah aku berbincang sedikit denganmu ?” Ternyata yang menarik tangan Hyunsoo adalah Taehyung.

“Iya tentu saja. Tapi dimana?” Hyunsoo mengiyakan tawaran Taehyung.

“Sudah kau ikut saja denganku” Taehyung menggenggam tangan Hyunsoo untuk mengajaknya kesuatu tempat. Hyunsoo hanya melihat tangannya di genggam oleh Taehyung.

“Baiklah aku akan menurutimu.” Hyunsoo menjadi tersipu malu dan senang akan perlakuan Taehyung kepadanya.

“Ayo kita duduk disana.” Ajak Taehyung sembari menunjuk sebuah bangku di taman belakang sekolahnya yang begitu indah.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Hyunsoo kepada Taehyung.

“Saat ku lihat kau pertama kali. Kau sangat mempesona entah apa yang aku rasakan tapi aku ingin kita lebih dekat lagi karena aku ingin mengenalimu lebih jauh lagi. Itu pun kalau kau mengizinkan.” Ungkap Taehyung.

“Aku sangat mengizinkan kok, Oppa.” Jawab Hyunsoo

“Jangan panggil aku Oppa panggil saja aku Taehyung.” Jelas Taehyung lalu tiba-tiba Taehyung memeluk Hyunsoo dan kemudian melepaskan pelukannya lalu mereka sama-sama salah tingkah.

“Ayo kita kembali ke kelas Taehyung.” Ucap Hyunsoo kepada Taehyung yang masih merasakan irama jantungnya yang berdegub tidak karuan karena kejadian tadi.

“Baiklah kita kembali ke kelas.” Ajak Taehyung. Merekapun berjalan di koridor disaat sampai di depan kelas Taehyung mengingatkan bahwa ia akan mengantarkan Hyunsoo pulang.

“Nanti kau tunggu aku di tempat tadi ya jangan sampai lupa.” Ucap Taehyung kepada Hyunsoo lalu sebelum pergi ke kelasnya Taehyung mencium pipi Hyunsoo lalu segera pergi meninggalkan Hyunsoo di depan kelasnya. Hnsoo pun memegang pipinya sembari masuk ke kelas.

.

.

.

.

.

To Be Continue

 

Diposkan pada Romance, School Life

Because All Of You [Chapture 1]

 

PhotoGrid_1455687368725■ Title: Because All Of You | Author: Baconnister22 | Cast: Park Chan Yeol, Park Yeon Ri, Kim Tae Hyung, Lee Hyun Soo | Genre: School Life, Romantic| Rating: General | Lenght: Chapture  ■

.
.
.
.
.

Kirin Art School nama sekolah yang cukup terkenal dikalangan remaja Korea Selatan. Sekolah yang terdapat cerita cinta di antara dua sahabat ini. Yeonri dan Hyunsoo merupakan dua sahabat yang sudah seperti saudaranya sendiri.

“Hyunsoo-ya cepatlah kita sudah telat. Kau ini mandi atau bertapa. Cepatlah sedikit.” teriak Yeonri dari lantai bawah rumah Hyunsoo. Yeonri pun tidak sabar menunggu Hyunsoo kemudian Yeonri pergi menuju kamar Hyunsoo.

“Kau ini berisik sekali Yeonri, aku sedang mandi! Kau ini sangat merepotkan.” Ucap Hyunsoo yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.

“Cepat pakai seragammu sudah aku siapkan tadi. Kau ini lambat sekali. Kau ini manusia atau siput sih!” Ucap Yeonri sambil menggerutu kepada Hyunsoo.

“Kau baik sekali Yeonri, aku mencintaimu.” Ledek Hyunsoo kepada Yeonri. Memang mereka berdua sudah seperti saudara, melakukan hal konyol bersama dan melakukan semuanya pun bersama.

“Cepat kita berangkat ke sekolah.” Ucap Yeonri sembari menarik tangan Hyunsoo. Sesampainya di sekolah Yeonri berjalan lebih cepat dibandingkan Hyunsoo yang masih sibuk merapikan penampilannya. Tiba-tiba… Bruk

“Auuuu” Tiba-tiba Yeonri tersenggol dan buku-buku yang dia genggam terjatuh ke lantai.

“Maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja.” Terdengar suara pria yang sangat lembut. Dia membantu Yeonri merapikan buku-bukunya.

“I-iya tidak apa-apa, Oppa. Terimakasih telah membantuku.” Yeonri pun mengangkat wajahnya dan tersenyum manis.

“Tidak masalah, sekali lagi Mianhae. Perkenalkan aku Park Chan Yeol kau bisa memanggilku dengan sebutan Chanyeol.” Ucap pria tersebut sembari mengulurkan tangannya ke Yeonri.

“Ndee, kalau tidak salah kau ini ketua osis di sekolah ini kan? Kau dari kelas 2 Musik kan? Kau juga tim basket di sekolah ini kan? Dan kau juga adalah cowok yang terkenal tampan, kaya dan banyak disukai oleh banyak Yeoja.” Tanya Yeonri panjang lebar kepada Chanyeol.

“Hei! Kau tau darimana informasi itu. Kau ini sok tau. By the way siapa namamu?” Balas Chanyeol dengan nada bercanda.

“Ya kau ini sangat terkenal di sekolah ini jadi aku tau sedikit tentangmu. Perkenalkan nama aku Park Yeon Ri. Aku dari kelas 1 Melukis.” Tanpa sadar Yeonri tidak melepaskan genggaman Chanyeol dari tadi. Sedangkan Hyunsoo hanya melihat yang dilakukan keduanya dengan rasa tidak suka.

“Hyung, cepat kau ini malah pacaran di koridor. Anak-anak yang lain sudah menunggumu hyung” Seru seorang Namja yang merupakan salah satu anggota osis.

“Baiklah, 5 menit lagi aku kesana” Jawab Chanyeol. Tiba-tiba mata Hyunsoo tertuju kepada pria tersebut.

“Aahhh dia tampan sekali kira-kira siapa namanya ya? Aku harus mencari tau siapa pria tampan itu.” Hyunsoo melihat pria itu lewat dan mencium bau parfum yang dipakai pria itu.

“Aku pergi dulu ya Yeonri. Sampai jumpa lagi.” Chanyeol kemudian pergi meninggalkan Yeonri. Kemudian Yeonri memperhatikan sahabatnya Hyunsoo yang sedang bengong.

“Hei, kau kenapa bengong?” Tanya Yeonri kepada Hyunsoo .

“Ahh, tidak. Cepat kita ke kelas” Hyunsoo kemudian menarik tangan Yeonri untuk masuk ke ruangan kelas.

.

.

.

.

.

To be continue…

Diposkan pada Mystery

Mysterium Yeongdeok Civitatem

image

■ Title: Mysterium Yeongdeok Civitatem | Author: Baconnister22 | Cast: Oh Sehun, ect. | Genre: Mystery | Rating: General | Lenght: Drabble ■

.
.

“La ville mystérieuse.” Gumam seorang pria keturunan Perancis yang baru saja sampai di salah satu kota terpencil di Korea. Dia terus berjalan menyusuri jalanan kota yang baru dia datangi.

“Apa suasana di kota ini semuanya tampak seperti ini ?“ Dia bertanya pada dirinya sendiri. Dia merasa aneh dengan kota ini, dia merasakan hal yang berbeda saat mengunjungi kota-kota yang pernah ia kunjungi.

Arriano Astholpho seorang pria keturunan Perancis yang menjelajahi Negeri Gingseng, Korea ini. Arriano merupakan seseorang traveller yang senang mengunjungi tempat terpencil bahkan tempat-tempat yang tidak banyak diketahui oleh orang. Dia seseorang yang senang memecahkan misteri yang belum terpecahkan. Yeongdeok merupakan salah satu tempat yang ia kunjungi saat ini. Salah satu kota yang terkenal dengan hal berbau mistis yang ingin ia buktikan sendiri.

“Aura di kota ini nampak sangat berbeda dengan kota-kota yang pernah ku kunjungi sebelumnya, aku merasakan sesuatu hal yang tidak kuketahui. Sungguh sebuah misteri yang harus segera kupecahkan.”

Arriano sangat bersemangat untuk memecahkan misteri dari kota Yeongdeok ini. Kota yang sampai sekarang misterinya belum terpecahkan oleh siapapun. Setelah beberapa lama ia menyusuri jalanan Yeongdeok, Arriano baru menyadari bahwa tidak ada satu orang pun yang ia temui lalu terdengar suara seorang wanita yang sedang bernyanyi di dalam salah satu rumah.

“Aneh, mengapa tempat ini tidak ada satupun orang yang beraktivitas di luar rumah? Apa mereka semuanya tidak memiliki pekerjaan? Tapi aku rasa itu tidak mungkin. Tunggu! Aku mendengar suara wanita yang sedang bernyanyi tapi dimana suara itu berasal? Lebih baik aku cari tahu dan bertanya tentang kota ini, siapa tau aku mendapatkan informasi tentang kota ini.”

Kemudian Arriano mencari sumber suara yang dia dengar dengan penuh semangat. Setelah dia mencari beberapa menit sumber suara itu ternyata dia menemukan suara nyanyian wanita itu di salah satu rumah. Ya, salah satu rumah yang bisa di kategorikan sebagai rumah tua yang lapuk karena dimakan usia, kemudian Arriano mengetuk rumah tersebut.

“Permisi, apa ada orang? Saya hanya ingin mengetahui informasi tentang kota ini.”  Setelah beberapa kali ia mengetuk pintu itu ternyata tidak ada jawaban dari pemilik rumah itu.

“Mengapa tidak ada yang menyaut? Padahal tadi aku mendengar suara wanita yang sedang bernyanyi di dalam rumah ini. Apa aku buka saja pintunya dan kemudian mencari wanita tersebut? Aku ingin sekali mengetahui sesuatu tentang kota ini.”  Gumamnya dengan suara yang pelan. Kemudian ia membuka pintu tersebut dan ternyata pintunya sama sekali tidak terkunci. Arriano pun melangkah masuk ke dalam rumah tersebut.

“Aneh sekali mengapa rumah ini sama sekali tidak di kunci? Ahh, mungkin saja ada wanita tersebut di dalam rumah ini.” Arriano sempat berpikiran negatif namun ia kemudian mencoba untuk berpikir positif tentang rumah yang dia kunjungi. Dia menyusuri seluruh ruangan di rumah itu dan tidak lupa mengabadikan seluruh bagian ruangan rumah tetapi ia sadar bahwa ia tidak menemukan pemilik rumah tersebut. Arriano pun memutuskan untuk keluar dari rumah. Saat ia keluar Arriano pun kembali mendengar suara nyanyian itu, akhirnya Ia pun memilih untuk keluar dari wilayah Yeongdeok.

“Lebih baik aku keluar dari kota ini kemudian bertanya pada salah satu orang yang akan kutemui di jalan nanti.” Arriano pun berjalan keluar dari wilayah Yeongdeok tetapi saat ia berjalan, Arriano merasakan bahwa wilayah itu sangat ramai dengan berbagai aktivitas. Arriano pun tetap berjalan menyusuri jalan sambil melihat hasil foto dari kamera yang ia bawa. Saat itu pun Arriano tercengang melihat hasil gambar yang ia ambil.

“Loh mengapa di gambar ini ada batu yang menunjukkan sedang adanya aktivitas di wilayah itu? Padahal saat aku di sana tidak ada sedikit pun tanda-tanda kehidupan.” Arriano pun berpikir mengapa hal itu bisa terjadi. Arriano melihat seseorang saat ia menyusuri jalan untuk keluar dari wilayah itu. Kemudian tanpa pikir panjang ia pun bertanya pada orang itu.

“Permisi, saya mau tanya. Apa kota Yeongdeok tidak ada tanda-tanda kehidupan? Tetapi saat saya melihat hasil foto saya malah hasilnya seperti ini.” Arriano menunjukkan hasil foto dari kameranya kepada orang yang ia temui itu.

“Apa Anda baru dari kota itu?” Warga itu kembali bertanya kepada Arriano.

“I-iya, memang ada apa dengan kota itu?” Arriano pun bertanya-tanya, mengapa warga itu seperti kaget kalau Arriano baru saja dari kota Yeongdeok.

“Tuan, saya beritahu Anda. Kota Yeongdeok merupakan kota yang dikutuk oleh seorang gadis bernama Lee Soo Eun.” Warga itu pun menjelaskan sedikit tentang kota itu.

“Lee Soo Eun? Siapa dia? Apa gadis itu ada hubungannya kota ini yang dikutuk olehnya?” Arriano kembali bertanya dengan penasaran.

“Dahulu, Lee Soo Eun adalah seorang wanita yang sangat cantik di kota Yeongdeok dan hobinya adalah menyanyi lagu tradisional Korea hampir setiap saat. Banyak warga yang resah akan suaranya ketika Ia bernyanyi karena suara Soo Eun terdengar seperti seseorang yang sedang melakukan pemujaan  dan akhirnya semua warga pergi ke rumah Soo Eun di pagi harinya untuk menghentikan Soo Eun bernyanyi lagu tradisional Korea itu. Tetapi Soo Eun tidak menerimanya dan Ia menjadi geram. Soo Eun pun mengutuk kota itu dengan warga yang menjadi batu seperti menjalankan aktivitas di pagi hari dan  saat Soo Eun mengutuk kota itu ia tiba-tiba langsung menghilang.” Ucap seorang warga yang menjelaskan kronologi kota Yeongdeok itu.

“Namun mengapa saat saya ke kota itu saya tidak melihat patung-patung manusia yang di kutuk oleh Soo Eun ?” Arriano menambahkan pertanyaannya lagi.

“Karena Soo Eun sengaja menghilangkan patung-patung tersebut saat ada manusia yang berkunjung ke kota itu. Tapi jangan memberi tahu siapapun soal ini, Tuan.” Ucap warga itu. Sebenarnya masih banyak sekali pertanyaan yang ingin Arriano tanyakan kepada orang itu tetapi penjelasan itu sudah cukup membuatnya puas.

“Baiklah, terima kasih atas informasinya. Kalau begitu saya pamit dulu.” Arriano pun pergi meninggalkan warga itu dan misteri kota Yeongdeok pun terpecahkan.

.
.

THE END.